Adanya pandemi Covid-19 membuat terjadinya transisi proses pembelajaran dari tatap muka ke daring. Transisi ini membuat pihak guru dewasa madya mengalami kesulitan. Di tengah-tengah kesulitan yang dihadapi oleh para guru dewasa madya, diperlukannya membangun emosi positif yang salah satunya adalah dengan membangun gratitude. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peranan serta mengetahui gambaran dimensi gratitude yang timbul pada guru dewasa madya selama PJJ daring berlangsung. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif dengan pendekatan kualitatif serta desain deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dari keempat partisipan, terdapat satu partisipan yang dimensi sense of abundancenya tidak terlihat, sedangkan pada partisipan lainnya terlihat namun tidak begitu kuat. Dari keempat partisipan, dimensi yang tampak kuat terlihat adalah dimensi appreciation of others dan appreciation of simple pleasure.
Copyrights © 2023