Utama, Johanes Seno Aditya
Unknown Affiliation

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Gambaran Gratitude pada Guru Dewasa Madya Di SMP “X” selama Pembelajaran Daring Aritonang, Nidya Boni Vita; Utama, Johanes Seno Aditya
INSIGHT: JURNAL PEMIKIRAN DAN PENELITIAN PSIKOLOGI Vol 19, No 2 (2023): Insight : Jurnal Pemikiran dan Penelitian Psikologi
Publisher : Universitas Muhammadiyah Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32528/ins.v19i2.9356

Abstract

Adanya pandemi Covid-19 membuat terjadinya transisi proses pembelajaran dari tatap muka ke daring. Transisi ini membuat pihak guru dewasa madya mengalami kesulitan. Di tengah-tengah kesulitan yang dihadapi oleh para guru dewasa madya, diperlukannya membangun emosi positif yang salah satunya adalah dengan membangun gratitude. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peranan serta mengetahui gambaran dimensi gratitude yang timbul pada guru dewasa madya selama PJJ daring berlangsung. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif dengan pendekatan kualitatif serta desain deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dari keempat partisipan, terdapat satu partisipan yang dimensi sense of abundancenya tidak terlihat, sedangkan pada partisipan lainnya terlihat namun tidak begitu kuat. Dari keempat partisipan, dimensi yang tampak kuat terlihat adalah dimensi appreciation of others dan appreciation of simple pleasure.
A Psycho-Spiritual Transformation in COVID-19 Crisis Narratives: A Comparative Study in Indonesia and Pakistan Prakosa, Heru; Widyarini, Nurlaela; Utama, Johanes Seno Aditya; Carlos, Juan
Makara Human Behavior Studies in Asia Vol. 30, No. 2
Publisher : UI Scholars Hub

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Although the COVID-19 pandemic ended as a global health emergency, its psychosocial legacy persists in many communities. This study examines how religion and spirituality support recovery in Indonesia and Pakistan by shaping crisis narratives. Faith-based language is treated as psychosocial data and interpreted through its functions in meaning-making, emotion regulation, social connection, value anchoring, and action commitment using Psycho-Spiritual Transformation (PST) as a guiding framework. Open-ended responses were collected from 274 participants via an online survey in July 2021 (Indonesia n = 236; Pakistan n = 38). Across both contexts, narratives typically moved from pressure and inner conflict toward spiritual and relational reassurance and then toward renewed ethical orientation and practical commitments, including prosocial intentions and health-protective behaviors. The overall pattern was broadly similar across these two countries, indicating a shared faith-based meaning reconstruction grammar in highly religious societies. However, the Indonesian narratives more often combined diverse coping elements and translated faith into practical commitments, whereas the Pakistani narratives more strongly emphasized spiritual and relational reassurance. The findings highlight PST as a useful lens for distinguishing supportive faith discourse from forms of resignation that may hinder adaptive coping.