Studi ini meneliti keterkaitan financial distress, kompleksitas operasi, dan ukuran perusahaan terhadap audit report lag, dengan mempertimbangkan peran moderasi profitabilitas. Penelitian ini dilakukan pada 42 perusahaan sektor energi yang terdapat di Bursa Efek Indonesia selama periode 2021-2023, dengan total 126 observasi. Analisis data menggunakan regresi data panel dan MRA. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ukuran perusahaan berpengaruh negatif dan signifikan terhadap audit report lag dengan probabiltas 0,0032, sedangkan financial distress dengan probabilitas 0,2718 dan kompleksitas operasi dengan probabilitas 0,7992 tidak berpengaruh signifikan. Uji moderasi menunjukkan bahwa profitabilitas memperlemah pengaruh financial distress terhadap audit report lag dengan probabilitas 0,0003, namun tidak memoderasi hubungan kompleksitas operasi maupun ukuran perusahaan. Temuan ini menegaskan pentingnya profitabilitas sebagai faktor yang dapat mengurangi dampak financial distress terhadap audit report lag, serta menunjukkan bahwa perusahaan berskala besar cenderung lebih efisien dalam proses audit.
Copyrights © 2025