Pendidikan saat ini menuntut siswa untuk memiliki kemampuan adaptif dan kritis dalam memecahkan berbagai permasalahan yang semakin kompleks di era globalisasi dan digitalisasi. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis efektivitas pendekatan Problem Solving dalam mengembangkan kemampuan berpikir kritis siswa kelas VII pada topik Himpunan di SMP Sunan Giri Malang. Menggunakan desain quasi-eksperimen One-Group Pretest-Posttest, penelitian ini melibatkan tujuh siswa sebagai subjek. Data dikumpulkan melalui pretest dan posttest kemampuan berpikir kritis, serta didukung oleh observasi dan wawancara. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan signifikan secara statistik pada kemampuan berpikir kritis siswa setelah menerima pembelajaran dengan pendekatan Problem Solving (p < 0.05). Rata-rata skor posttest (73.14) secara substansial lebih tinggi dibandingkan rata-rata skor pretest (39.43). Data kualitatif juga mengindikasikan peningkatan partisipasi aktif, antusiasme, dan kemampuan siswa dalam memecahkan masalah. Temuan ini menegaskan bahwa pendekatan Problem Solving efektif dalam menstimulasi dan mengembangkan kemampuan berpikir kritis siswa, khususnya pada materi Himpunan, sehingga direkomendasikan untuk diimplementasikan dalam pembelajaran matematika di jenjang SMP.
Copyrights © 2025