Kanker serviks masih menjadi masalah kesehatan global dengan 604.000 kasus baru dan 342.000 kematian setiap tahun. Human Papillomavirus (HPV) tipe 16 dan 18 merupakan penyebab utama melalui onkoprotein E6 dan E7 yang menginaktivasi gen supresor tumor. Meskipun pengobatan kanker serviks telah mengalami kemajuan, pilihan terapi pada stadium lanjut masih terbatas dan sering menghadapi tantangan resistensi obat serta efek samping. Studi ini mengkaji penggunaan metode penambatan molekuler (molecular docking) untuk mengidentifikasi senyawa potensial sebagai terapi kanker serviks dengan melakukan tinjauan sistematis terhadap literatur ilmiah. Hasil penelusuran menunjukkan beberapa senyawa seperti Neoechinulin, Galangin, Belisnostat, Asarinin, dan Thizolo memiliki afinitas ikatan yang tinggi terhadap protein HPV-16 L1, E6, dan E7 dengan nilai energi ikatan bebas berkisar -7,2 hingga -8,9 kcal/mol. Temuan ini memberikan dasar ilmiah untuk pengembangan kandidat obat multitarget berbasis senyawa alami yang berpotensi menjadi alternatif terapi kanker serviks dan menjustifikasi penelitian lanjutan secara in vitro maupun in vivo.
Copyrights © 2025