Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis implementasi kebijakan revitalisasi Pasar Kembang menggunakan model implementasi George C. Edward, yang meliputi indikator komunikasi, sumber daya, disposisi, dan struktur birokrasi. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa komunikasi antara pelaksana dan pedagang berjalan efektif melalui forum sosialisasi. Struktur birokrasi yang diterapkan mendukung koordinasi lintas lembaga secara fungsional. Disposisi pelaksana menunjukkan sikap positif dan dukungan terhadap kebijakan. Namun, keterbatasan masih ditemukan dalam aspek sumber daya, khususnya fasilitas relokasi sementara yang belum mencukupi. Temuan ini menunjukkan bahwa implementasi kebijakan berjalan cukup efektif, namun memerlukan peningkatan pada aspek perencanaan, teknis dan penyediaan fasilitas penunjang agar revitalisasi dapat memberikan dampak berkelanjutan. Secara keseluruhan, kebijakan revitalisasi Pasar Kembang berhasil meningkatkan kondisi fisik pasar dan koordinasi antar stakeholder, namun masih membutuhkan perbaikan dalam aspek penyediaan fasilitas penunjang untuk mencapai revitalisasi yang komprehensif dan berkelanjutan.
Copyrights © 2025