Perkembangan anak usia dini merupakan fondasi penting bagi pembentukan kemampuan kognitif, emosional, sosial, dan kreatif di masa depan. Kreativitas tidak hanya berkaitan dengan seni atau ekspresi diri, tetapi juga melibatkan pemecahan masalah, berpikir kritis, dan kemampuan beradaptasi terhadap lingkungan. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji penerapan prinsip-prinsip neurosains dalam mengembangkan kreativitas pada siswa usia dini di TK Mutiara Bunda. Pendekatan studi kasus kualitatif digunakan, dengan teknik pengumpulan data berupa observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa guru di TK Mutiara Bunda telah menerapkan kegiatan pembelajaran yang multisensori, menyenangkan, dan merangsang berbagai area otak, meskipun pemahaman konseptual tentang neurosains masih terbatas. Anak-anak yang berpartisipasi dalam kegiatan ini menunjukkan peningkatan kreativitas, kepercayaan diri yang lebih besar dalam mengekspresikan diri, dan kemampuan untuk menghasilkan ide-ide baru. Penelitian ini menegaskan bahwa penerapan prinsip-prinsip neurosains dalam pendidikan anak usia dini dapat menjadi strategi yang efektif untuk menumbuhkan kreativitas anak secara optimal.
Copyrights © 2025