Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui penyebab, strategi penanganan, dan upaya pencegahan terhadap pembiayaan bermasalah pada produk Kredit Pemilikan Rumah (KPR) di Bank BTN Syariah KCP Indramayu. Permasalahan muncul ketika nasabah mengalami kesulitan dalam membayar angsuran, yang umumnya disebabkan oleh penurunan pendapatan, pemutusan hubungan kerja (PHK), serta lemahnya analisis kelayakan saat proses awal pembiayaan.Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan studi kasus, melalui wawancara dengan pegawai bank, observasi langsung, dan analisis dokumen terkait.Hasil penelitian menunjukkan bahwa Bank BTN Syariah menangani pembiayaan bermasalah dengan langkah-langkah seperti pemberian peringatan, kunjungan ke rumah nasabah, serta upaya restrukturisasi pembiayaan, yang meliputi penjadwalan ulang angsuran, pemberian keringanan, dan penataan kembali kewajiban. Apabila upaya tersebut tidak berhasil, bank melakukan lelang terhadap jaminan nasabah. Sebagai bentuk pencegahan, bank menerapkan prinsip analisis 5C (Character, Capacity, Capital, Collateral, Condition) guna memperkuat penilaian terhadap calon nasabah sejak awal.
Copyrights © 2025