Interaksi antara dokter dan pasien tidak hanya dipengaruhi oleh aspek medis, tetapi juga oleh faktor sosial, terutama status ekonomi. Dalam pelayanan kesehatan, relasi ini mencerminkan adanya dinamika kekuasaan dan konstruksi sosial yang berpengaruh terhadap kualitas komunikasi serta pengambilan keputusan medis. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengkaji dinamika interaksi dokter-pasien di kalangan mahasiswa UNNES dengan perbedaan latar belakang kelas sosial melalui pendekatan Interaksionisme Simbolik George Herbert Mead. Metode penelitian kualitatif digunakan dalam penelitian ini untuk mendapatkan gambaran secara menyeluruh, faktual, dan akurat. Wawancara dan studi literatur adalah metode pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat perbedaan interaksi dokter-pasien berdasarkan kelas sosial yang berbeda, terutama dalam aspek komunikasi, sikap interpersonal, dan penyampaian informasi medis. Perbedaan mencerminkan identitas sosial pasien memengaruhi tindakan simbolik yang ditunjukkan oleh dokter dalam berinteraksi. Mahasiswa dari kelas sosial menengah atas cenderung mendapatkan pelayanan ramah oleh dokter, sedangkan mahasiswa dari kelas sosial bawah mendapatkan pengalaman yang kurang memuaskan
Copyrights © 2025