Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh perbedaan berat telur terhadap bobot tetas, susut tetas, daya tetas, dan mortalitas embrio pada telur ayam kampung (Gallus domesticus). Penelitian dilaksanakan di Laboratorium Produksi Ternak Politeknik Pertanian Negeri Payakumbuh selama 3 bulan. Penelitian menggunakan RAL dengan lima perlakuan berdasarkan kelompok berat telur dan empat ulangan. Parameter yang diamati meliputi bobot tetas, susut tetas, daya tetas, dan mortalitas embrio. Hasil penelitian mengungkapkan bahwa variasi berat telur memiliki pengaruh yang sangat signifikan (P < 0,01) terhadap bobot tetas, di mana telur dengan bobot lebih besar menghasilkan bobot tetas yang lebih tinggi. Namun demikian, berat telur tidak memberikan pengaruh signifikan terhadap susut tetas, daya tetas, maupun mortalitas embrio. Perlakuan terbaik dicapai pada kelompok telur dengan berat lebih dari 50 gram, yang menghasilkan bobot tetas tertinggi sebesar 44,02 gram. Temuan ini menegaskan pentingnya seleksi bobot telur sebelum proses penetasan sebagai upaya untuk meningkatkan kualitas hasil penetasan. Kata kunci: ayam kampung, bobot tetas, daya tetas, mesin tetas, berat telur
Copyrights © 2025