Produksi telur sehat alami disertai produktivitas dan profitabilitas yang tinggi menjadi tantangan utama di tengah kebutuhan pasar yang semakin meningkat Penelitian ini bertujuan mengeksplorasi pengaruh pemberian ekstrak daun kelor (Moringa oleifera) dalam air minum terhadap produktivitas dan Income Over Feed Cost ayam ras petelur. Penelitian dilaksanakan delapan minggu secara eksperimental di research farm Desa Marga Raya, Natar, Lampung Selatan. Rancangan Acak Lengkap (RAL) diterapkan terhadap 120 ekor ayam petelur Isa Brown umur 22 minggu. Perlakuan ekstrak daun kelor diberikan melalui air minum , yaitu P0 0%, P1 0,5%, P2 1,0%, dan P3 1,5%. Masing-masing perlakuan diulang enam kali dan setiap ulangan terdiri atas lima ekor ayam sebagai satuan percobaan. Data dianalisis ragam pada taraf 5%, diikuti dengan uji BNT. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemberian ekstrak daun kelor dengan dosis 0-1,5% dalam air minum tidak berpengaruh nyata (P>0,05) terhadap konsumsi ransum, produksi telur, dan efisiensi ransum, namun memberikan pengaruh nyata (P<0,05) meningkatkan Income Over Feed Cost (IOFC), Inovasi pemberian ekstrak daun kelor dalam alur minum memicu adanya peningkatan profitabilitas pada usaha ayam ras petelur Kata kunci: ekstrak daun kelor, efisiensi ransum, income over feed cost, konsumsi ransum, produksi telur
Copyrights © 2025