Penelitian ini memiliki tujuan untuk meneliti dan membandingkan penerapan pendidikan karakter dalam kurikulum sekolah di Indonesia serta Malaysia melalui tinjauan literatur yang bersifat komparatif. Fokus kajian ini adalah pada dokumen kurikulum nasional, kebijakan pendidikan, dan temuan penelitian sebelumnya yang menekankan konsep, metode implementasi, dan evaluasi pendidikan karakter di kedua negara. Hasil dari analisis menunjukkan bahwa Indonesia mengintegrasikan pendidikan karakter melalui Profil Pelajar Pancasila dan nilai-nilai utama yang diterapkan secara menyeluruh dalam semua mata pelajaran, serta program penguatan karakter yang berbasis pada budaya lokal dan kegiatan ekstrakurikuler. Di sisi lain, Malaysia mengembangkan elemen pendidikan karakter dengan mengedepankan nilai-nilai agama, moral umum, etika, dan kesadaran sosial dalam konteks yang multikultural, dengan fokus pada nilai-nilai universal seperti kejujuran, disiplin, tanggung jawab, rasa hormat, dan empati agar siswa dapat membangun sikap positif yang relevan dalam berbagai situasi sosial. Meskipun kedua negara memiliki tujuan yang serupa, yaitu membentuk peserta didik yang berkarakter dan berintegritas, terdapat perbedaan yang jelas dalam pendekatan pengajaran, penilaian, dan kebijakan yang mendukung. Penelitian ini menyimpulkan bahwa pendidikan karakter di kedua negara menekankan nilai-nilai kebangsaan, keagamaan, dan moral sebagai dasar utama.
Copyrights © 2025