ABSTRACT An abstract is a significant component of a thesis that summarizes the key parts of a research study. Preliminary observation showed that students of the English Education Department at UIN Raden Intan Lampung display variation in the rhetorical structures used in their thesis abstracts. These differences may confuse readers and indicate a lack of consistent academic writing guidance. This research aims to analyze the rhetorical structure of thesis abstracts written by English Department students at UIN Raden Intan Lampung, to determine whether they align with the five-move model of Hyland, and to identify their linguistic features. This research employed a qualitative content analysis method. Thirty thesis abstracts from the 2022–2024 academic years were analyzed using Hyland’s model, consisting of five moves: Introduction, Purpose, Method, Product, and Conclusion. The findings revealed that the most common structure was a truncated PMRC model (Purpose, Method, Results, Conclusion), found in most abstracts. The Introduction move appeared in only 43.33% of cases, suggesting a practical adaptation for internal readers. the Purpose and Method moves were present in all abstracts (100%), while the Results and Conclusion appeared in 90.00% and 73.33%, respectively. These findings indicate that students prioritize the essential empirical elements of their research—its aim, method, and findings. Rather than reflecting a writing deficiency, the structural variations demonstrate a functional adaptation of Hyland’s model. Overall, the abstracts adhere to a simplified yet effective version of the model, showing students’ awareness of audience needs and communicative purpose. ABSTRAK Abstrak merupakan komponen penting dalam tesis yang merangkum bagian-bagian penting dari sebuah penelitian. Observasi awal menunjukkan bahwa mahasiswa Program Studi Pendidikan Bahasa Inggris UIN Raden Intan Lampung menunjukkan variasi struktur retorika yang digunakan dalam abstrak tesis mereka. Perbedaan ini dapat membingungkan pembaca dan menunjukkan kurangnya panduan penulisan akademik yang konsisten. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis struktur retorika abstrak tesis yang ditulis oleh mahasiswa Program Studi Pendidikan Bahasa Inggris UIN Raden Intan Lampung, menentukan kesesuaiannya dengan model lima langkah Hyland, dan mengidentifikasi ciri-ciri linguistiknya. Penelitian ini menggunakan metode analisis isi kualitatif. Tiga puluh abstrak tesis dari tahun akademik 2022–2024 dianalisis menggunakan model Hyland, yang terdiri dari lima langkah: Pendahuluan, Tujuan, Metode, Produk, dan Kesimpulan. Temuan penelitian menunjukkan bahwa struktur yang paling umum adalah model PMRC (Tujuan, Metode, Hasil, Kesimpulan) yang terpotong, yang ditemukan di sebagian besar abstrak. Langkah pendahuluan hanya muncul pada 43,33% kasus, menunjukkan adaptasi praktis bagi pembaca internal. Langkah Tujuan dan Metode terdapat pada semua abstrak (100%), sementara Langkah Hasil dan Kesimpulan masing-masing muncul pada 90,00% dan 73,33%. Temuan ini menunjukkan bahwa mahasiswa memprioritaskan elemen empiris esensial dari penelitian mereka—tujuan, metode, dan temuannya. Alih-alih mencerminkan kekurangan dalam penulisan, variasi struktural menunjukkan adaptasi fungsional dari model Hyland. Secara keseluruhan, abstrak mengikuti versi model yang disederhanakan namun efektif, menunjukkan kesadaran mahasiswa akan kebutuhan audiens dan tujuan komunikatif.
Copyrights © 2025