Kontrasepsi hormonal DMPA adalah kontrasepsi yang sangat efektif dengan tingkat kegagalan yang sangat rendah. Wanita yang menggunakan kontrasepsi ini mungkin mengalami beberapa efek samping pada metabolisme lemak yaitu adanya peningkatan dan penurunan kadar kolesterol total. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui pengaruh daun jati belanda (Guazuma Ulmifolia Lamk) terhadap penurunan kadar kolesterol pada akseptor suntik DMPA. Desain penelitian kuasi eksperimen dengan model one group pretest posttest design. Jumlah sampel adalah 30 responden, teh daun jati belanda sebanyak 200 ml di minum setiap pagi dan sore setelah makan, selama 4 minggu, kemudian posttest) sama seperti saat pretest. Hasil pre dan post pemberian teh daun jati belanda dengan uji statistik t-test pada variabel berat badan (p=0,704), tekanan darah sistolik (p=0,312) dan kolesterol (p=0,001) dan uji Wilcoxon pada variabel tekanan diastolik (p=0,033). Hal tersebut menunjukkan bahwa terdapat menunjukkan bahwa terdapat perbedaan bermakna kadar kolesterol sesudah diberi perlakuan teh daun jati belanda dengan p-value 0,001. Namun tidak ada perbedaan berat badan dan tekanan darah setelah diberikan perlakuan teh daun jati belanda dengan p-value > 0,05. Akseptor KB DMPA yang memiliki efek samping mengalami peningkatan kolesterol lebih baik mengkonsumsi teh daun jati belanda.
Copyrights © 2025