Hipertensi merupakan masalah kesehatan kronis yang berdampak pada peningkatan morbiditas dan mortalitas. Upaya nonfarmakologis seperti teknik relaksasi dapat menjadi strategi pendamping pengobatan. Penelitian ini bertujuan mengetahui pengaruh edukasi dan relaksasi genggam jari serta napas dalam (RENJANA) terhadap tekanan darah pada keluarga dengan anggota penderita hipertensi di wilayah kerja Puskesmas Sindangkasih. Desain penelitian menggunakan studi kasus pada dua keluarga dengan intervensi RENJANA selama tiga hari, satu kali per hari dengan durasi 30 menit. Pengukuran tekanan darah dilakukan sebelum dan sesudah intervensi. Hasil menunjukkan penurunan tekanan darah pada kedua keluarga dengan rata-rata penurunan 6/4 mmHg pada Ny I dan 4/3 mmHg pada Ny J. Edukasi keluarga turut meningkatkan pengetahuan, sikap, dan perilaku dalam merawat anggota keluarga yang mengalami hipertensi. Kesimpulannya, RENJANA berpotensi sebagai intervensi komplementer untuk mendukung pengendalian tekanan darah keluarga dengan hipertensi.
Copyrights © 2025