Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh downsizing dan kompetensi terhadap job insecurity, serta menguji peran locus of control sebagai variabel moderasi pada pegawai RSUD RAA Soewondo Pati. Kebijakan pengurangan pegawai yang dilakukan pada tahun 2025 berdampak signifikan terhadap kondisi psikologis karyawan, di mana muncul kekhawatiran mengenai stabilitas pekerjaan akibat efisiensi anggaran dan perubahan struktur organisasi. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode survei, melalui penyebaran kuesioner berbasis skala Likert kepada 134 responden yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Analisis data dilakukan menggunakan SmartPLS versi 4 melalui pengujian model struktural (inner model) dan model pengukuran (outer model). Hasil penelitian menunjukkan bahwa downsizing berpengaruh positif dan signifikan terhadap job insecurity, yang berarti semakin tinggi tingkat pengurangan pegawai maka semakin tinggi tingkat ketidakamanan kerja yang dirasakan karyawan. Kompetensi juga terbukti berpengaruh positif dan signifikan terhadap job insecurity, di mana karyawan berkompetensi tinggi justru memiliki kekhawatiran lebih besar terhadap tuntutan dan ekspektasi kinerja. Namun demikian, locus of control tidak mampu memoderasi pengaruh downsizing maupun kompetensi terhadap job insecurity, sehingga faktor psikologis individu tidak dapat memperkuat atau memperlemah dampak perubahan organisasi. Temuan ini memberikan implikasi penting bagi manajemen untuk menerapkan kebijakan organisasi secara transparan, memperkuat komunikasi internal, serta menciptakan dukungan emosional dan iklim kerja yang kondusif guna mengurangi dampak psikologis negatif akibat perubahan organisasi.
Copyrights © 2026