Pembelajaran bahasa di kelas rendah SD merupakan fondasi penting bagi perkembangan literasi siswa, karena pada tahap ini anak mulai membangun keterampilan berbahasa yang menjadi dasar bagi keberhasilan akademik di jenjang berikutnya. Penelitian ini bertujuan mengkaji urutan pembelajaran bahasa yang sesuai dengan perkembangan anak, yang meliputi kemampuan menyimak, berbicara, membaca, dan menulis. Pertanyaan utama penelitian ini adalah bagaimana penyusunan urutan pembelajaran bahasa dapat mendukung pencapaian literasi dasar secara efektif dan berkelanjutan. Metode yang digunakan adalah studi literatur melalui analisis teori perkembangan bahasa, kajian kurikulum sekolah dasar, serta temuan penelitian terkait kemampuan Calistung. Hasil penelitian menunjukkan bahwa urutan pembelajaran yang dimulai dari kemampuan reseptif (menyimak dan membaca) menuju kemampuan produktif (berbicara dan menulis) selaras dengan tahap perkembangan kognitif dan linguistik anak usia dini. Pendekatan ini memungkinkan siswa memahami bahasa sebelum memproduksinya, sehingga meningkatkan akurasi, kelancaran, dan kepercayaan diri dalam berbahasa. Selain itu, penerapan strategi pembelajaran yang kontekstual, interaktif, dan menyenangkan seperti permainan bahasa, penggunaan media visual, cerita bergambar, serta kegiatan diskusi sederhana terbukti mampu memperkuat penguasaan bahasa dan literasi awal siswa. Kesimpulannya, pembelajaran bahasa yang terstruktur, sistematis, dan sesuai dengan karakteristik perkembangan anak berkontribusi signifikan terhadap pencapaian literasi dasar. Oleh karena itu, pengembangan media pembelajaran, penyediaan lingkungan belajar yang kaya bahasa, serta peningkatan kompetensi guru dalam memahami perkembangan bahasa anak menjadi faktor penting untuk mengoptimalkan proses pembelajaran di kelas rendah SD
Copyrights © 2026