Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis efektivitas penggunaan Cisco Packet Tracer sebagai media simulasi dalam meningkatkan kompetensi siswa jurusan Teknik Komputer dan Jaringan (TKJ). Penelitian ini menggunakan metode eksperimen semu dengan desain Nonequivalent Control Group Design, melibatkan dua kelompok siswa: kelas eksperimen yang menggunakan Cisco Packet Tracer dan kelas kontrol yang menggunakan metode pembelajaran konvensional. Instrumen penelitian meliputi tes hasil belajar berupa pretest dan posttest, angket motivasi dan kepuasan siswa, serta analisis kinerja jaringan dengan parameter delay, packet loss, throughput, dan bandwidth. Hasil penelitian menunjukkan bahwa nilai rata-rata posttest kelas eksperimen mengalami peningkatan signifikan dibandingkan kelas kontrol, dengan persentase ketuntasan yang lebih tinggi. Seluruh siswa pada kelas eksperimen menunjukkan peningkatan hasil belajar setelah perlakuan, yang mengindikasikan konsistensi dampak positif dari penggunaan media simulasi. Selain aspek kognitif, siswa juga menunjukkan peningkatan motivasi dan pemahaman teknis terhadap konfigurasi jaringan. Simulasi yang dilakukan dengan Cisco Packet Tracer memberikan pengalaman belajar yang mendekati kondisi nyata, sehingga siswa mampu memahami konsep jaringan secara lebih komprehensif dan terukur. Temuan ini memiliki implikasi langsung bagi pengembangan kurikulum vokasi, peningkatan kesiapan industri, dan optimalisasi praktik pembelajaran berbasis simulasi. Penelitian ini menyimpulkan bahwa Cisco Packet Tracer merupakan media pembelajaran yang relevan dan efektif untuk mendukung kompetensi siswa TKJ, serta direkomendasikan untuk diterapkan secara luas dalam pendidikan vokasi sebagai solusi atas keterbatasan perangkat fisik dan kebutuhan pembelajaran berbasis praktik di era digital.
Copyrights © 2026