Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh pemasaran media sosial, kualitas konten, dan customer engagement terhadap minat kunjungan wisatawan ke Bali Farm House di tengah meningkatnya peran media sosial sebagai sarana utama promosi destinasi wisata. Permasalahan difokuskan pada bagaimana ketiga faktor tersebut dapat mempengaruhi minat wisatawan, mengingat adanya ketidakkonsistenan hasil penelitian terdahulu terkait efektivitas promosi digital. Kebaruan penelitian ini terletak pada pengujian terpadu ketiga variabel dalam satu model berbasis Integrated Marketing Communication (IMC) pada konteks agrowisata yang mengedepankan pengalaman wisata. Metode yang digunakan adalah pendekatan kuantitatif melalui survei terhadap 115 responden yang pernah terpapar konten Bali Farm House di media sosial, dengan teknik purposive sampling dan analisis menggunakan Partial Least Square (PLS) melalui aplikasi SmartPLS versi 4.1.1.4. Hasil menunjukkan bahwa pemasaran media sosial, kualitas konten, dan customer engagement berpengaruh positif serta signifikan baik secara parsial maupun simultan terhadap minat kunjungan, dengan customer engagement menjadi variabel yang paling dominan. Penelitian ini menyimpulkan bahwa strategi komunikasi digital yang terintegrasi melalui penyajian konten yang menarik, informatif, dan autentik serta interaksi digital yang aktif mampu meningkatkan persepsi positif wisatawan dan mendorong keputusan berkunjung. Temuan ini mengimplikasikan pentingnya pengelola Bali Farm House untuk terus mengoptimalkan kualitas konten, meningkatkan interaksi dengan audiens, dan memperkuat strategi pemasaran digital guna mempertahankan daya tarik dan meningkatkan intensi kunjungan wisatawan.
Copyrights © 2026