Penelitian ini bertujuan meningkatkan hasil belajar pencak silat meliputi aspek psikomotor, kognitif-taktik, dan kolaborasi pada 28 siswa kelas XI Teknik Kendaraan Ringan SMKN 1 Sungai Pinang melalui penerapan model pembelajaran kooperatif Think Pair Share (TPS). Metode yang digunakan adalah Penelitian Tindakan Kelas (PTK) dengan desain spiral Kemmis & McTaggart, dilaksanakan dalam dua siklus. Setiap siklus terdiri atas perencanaan, tindakan (penerapan TPS), pengamatan (hasil belajar dan aktivitas diskusi), serta refleksi untuk perbaikan siklus berikutnya. Data kuantitatif dikumpulkan melalui tes unjuk kerja dan tes kognitif, sedangkan data kualitatif diperoleh dari lembar observasi dan dokumentasi. Hasil pra-siklus menunjukkan nilai rata-rata psikomotor 62,14 dan kognitif 58,3, dengan persentase ketuntasan 35,71%. Setelah siklus I, nilai rata-rata meningkat menjadi 71,25 dan kepemahaman kognitif naik, dan persentase tuntas mencapai 64,29%. Pada akhir siklus II, nilai rata-rata psikomotor mencapai 82,86, skor kognitif 82,5, serta ketuntasan klasikal 89,29%. Temuan ini mengonfirmasi bahwa TPS efektif mempercepat penguasaan teknik pencak silat secara holistik, meningkatkan kolaborasi, dan menjawab tuntutan Capaian Pembelajaran Fase F Kurikulum Merdeka.
Copyrights © 2025