Keaktifan belajar merupakan keterlibatan siswa secara aktif dalam proses pembelajaran, baik secara fisik maupun mental, keaktifan belajar yang baik bisa dilihatĀ melalui partisipasi siswa dalam bertanya, menjawab, berdiskusi, dan mengerjakan tugas yang mendorong tercapainya tujuan belajar secara optimal.Tujuan Penelitian: untuk mengkaji secara sistematis model pembelajara apakah yang efektif dalam peningkatan keaktifan belajar peserta didik di sekolah dasar.Metode: . Metode dilakukan melalui metode Systematic Literature Review (SLR).Artikel dikumpulkan menggunakan database Google Scholar dengan bantuan perangkat lunak Publish or Perish, kemudian diseleksi berdasarkan kriteria inklusi dan eksklusi menggunakan pendekatan PICO. Dari 108 artikel awal, 5 artikel memenuhi kriteria dan dianalisis secara kualitatif Hasil review menunjukan bahwa model pembelajaran aktif seperti permainan tradisional, discovery learning, latihan fisik spesifik, dan media interaktif terbukti efektif meningkatkan keaktifan belajar siswa dalam pembelajaran PJOK di sekolah dasar.Disimpulkan bahwa Setiap model mendorong keterlibatan siswa secara fisik maupun mental, meningkatkan partisipasi, keberanian bertanya, dan kolaborasi dalam proses belajar. Pendekatan yang variatif, kontekstual, dan menyenangkan menjadi kunci keberhasilan peningkatan keaktifan belajar. Review ini diharapkan menjadi referensi berbasis bukti bagi guru, pengembang kurikulum, dan praktisi pendidikan dalam merancang program pembelajaran yang lebih menarik dan menumbuhkan partisipasi aktif siswa sekolah dasar.
Copyrights © 2025