Penelitian ini bertujuan mengetahui bagaimana pengaruh penggunaan filler limbah bata merah  sebagai bahan pengganti filler terhadap karakteristik nilai Marshall dengan perbandingan antara penggunaan filler semen pada komposisi filler 100:0, 50:50, 0:100 pada penggunaaan campuran AC-BC. Hasil Penelitian menunjukkan bahwa pada aspal AC-BC dengan kadar filler 100:0, 50:50 dan 0:100 dimulai dari nilai stabilitas, VMA, VIM, flow, dan marshall quotient mengalami kenaikan pada saat penambahan kadar filler limbah bata merah, sedangkan nilai VFA mengalami penurunan setiap penambahan kadar filler limbah bata merah. namun, variasi kadar filler limbah bata merah pada campuran AC-BC pada karakteristik Marshall memenuhi spesifikasi Umum Bina Marga 2018. Diperoleh nilai Kadar Aspal Optimum sebesar 6% dengan KA minimum 5% dan KA maksimum 7% yang telah memenuhi spesifikasi Umum Bina Marga 2018 dan layak digunakan dalam campuran aspal beton AC-BC.
Copyrights © 2025