Magang merupakan sarana penting bagi mahasiswa untuk mengembangkan kompetensi dan memahami praktik profesional secara langsung. Artikel ini mendeskripsikan pengalaman mahasiswa magang di Obelia Publisher, penerbit independen di Medan yang fokus pada karya sastra lokal. Metode deskriptif kualitatif dengan pendekatan partisipatif dan observasional digunakan untuk menggambarkan keterlibatan mahasiswa dalam seluruh alur penerbitan, mulai dari pracetak (seleksi naskah, penyuntingan, layout, desain sampul) hingga pascacetak (pendataan stok, distribusi, promosi, dan acara literasi). Mahasiswa juga berpartisipasi dalam kegiatan literasi bersama komunitas Ngobrol Buku, seperti Festival Ngobrol Buku, Festival Sastra Akhir Pekan, Pesta Literasi, dan diskusi “Cakap Asik”. Hasil magang menunjukkan mahasiswa memperoleh keterampilan teknis dan soft skill, termasuk ketelitian, kreativitas, kerja sama tim, kemampuan beradaptasi, serta pemahaman tentang manajemen penerbitan independen. Pengalaman ini juga memperluas jaringan profesional mahasiswa dan menumbuhkan minat terhadap literasi dan dunia penerbitan buku. Temuan ini menegaskan pentingnya magang sebagai sarana pembelajaran praktis dan pengembangan kompetensi di bidang penerbitan dan literasi.
Copyrights © 2025