Background: UMKM di Desa Gunungsari, Kabupaten Pasuruan memiliki potensi ekonomi lokal yang beragam namun menghadapi kendala dalam diversifikasi produk, pemasaran Digital, dan kemasan profesional. Transformasi Digital pasca pandemi menuntut adaptasi teknologi yang belum dikuasai pelaku UMKM pedesaan, menciptakan kesenjangan Digital yang signifikan. Tujuan pengabdian ini untuk meningkatkan daya saing dan keberlanjutan usaha pelaku UMKM melalui transformasi produk dan Digitalisasi pemasaran terintegrasi, serta menciptakan model pemberdayaan berbasis Digital ecosystem yang dapat direplikasi. Metode: Metode menggunakan kombinasi metode pendidikan masyarakat melalui penyuluhan dan FGD, pelatihan intensif pengembangan produk dan Digital marketing, serta pendampingan berkelanjutan dalam pengurusan legalitas usaha dan implementasi teknologi Digital dengan pendekatan participatory action research. Hasil: Hasil dari pengabdian ini tingkat keberhasilan 85% dari indikator target, 90% peserta berhasil mengembangkan minimal 2 varian produk olahan baru, 80% mitra mampu mengoperasikan platform Digital, 75% memiliki kemasan profesional, peningkatan omzet rata-rata 150%, dan terbentuknya Digital ecosystem berkelanjutan. Kesimpulan: Kesimpulan dari Program berhasil menciptakan model pemberdayaan UMKM yang sustainable dengan penguatan kapasitas BUMDes sebagai inkubator bisnis lokal dan kontribusi signifikan terhadap peningkatan ekonomi desa melalui diversifikasi produk berbasis potensi lokal.
Copyrights © 2025