Background: Kesehatan mental anak merupakan aspek penting dalam tumbuh kembang yang optimal, namun masih sering diabaikan oleh orang tua dan tenaga pendidik. Gangguan belajar dan emosional yang tidak terdeteksi sejak dini dapat berdampak negatif terhadap prestasi akademik, hubungan sosial, dan perkembangan kepribadian anak. Kegiatan pengabdian masyarakat ini dilaksanakan di MI Al-Hidayah Karawaci dengan tujuan meningkatkan pengetahuan guru dan orang tua mengenai edukasi serta deteksi dini gangguan belajar dan emosional anak. Metode: Metode kegiatan meliputi ceramah interaktif, diskusi kelompok, dan simulasi penggunaan instrumen skrining sederhana. Kegiatan diikuti oleh 20 peserta. Hasil: Hasil menunjukkan peningkatan pemahaman peserta sebesar 40% terhadap tanda-tanda awal gangguan belajar dan emosional. Peserta juga mampu menggunakan alat skrining sederhana (SDQ dan ACTRS) secara mandiri. Kesimpulan: Kegiatan ini memberikan dampak positif dalam memperkuat peran sekolah sebagai lingkungan pendukung kesehatan mental anak, serta mendorong terbentuknya kolaborasi berkelanjutan antara sekolah dan tenaga kesehatan.
Copyrights © 2025