Latar Belakang: Foramen mentale merupakan struktur anatomi penting pada mandibula yang berperan dalam anestesi, pembedahan, dan pemasangan miniscrew. Kesalahan identifikasi posisi foramen mentale dapat menyebabkan cedera saraf dan gangguan sensorik. Variasi posisi foramen mentale dipengaruhi oleh usia dan jenis kelamin, sehingga pemahaman akurat sangat diperlukan dalam praktik klinis. Metode: Penelitian deskriptif observasional dengan desain potong lintang ini menggunakan 70 radiograf panoramik digital pasien di RSKGMP UPDM(B) yang memenuhi kriteria inklusi. Sebanyak 140 foramen mentale dianalisis menggunakan klasifikasi posisi horizontal menurut Al Jasser Nwoku serta pengukuran jarak vertikal dari alveolar crest dengan perangkat lunak AIS 2D App. Hasil: Mayoritas sampel berusia 17–25 tahun (85,7%) dan berjenis kelamin perempuan (77,1). Posisi foramen mentale terbanyak pada sisi kanan adalah posisi 4, sedangkan pada sisi kiri dominan posisi 3. Rata-rata jarak vertikal pada kelompok usia 17–25 tahun adalah 17,0–17,1 mm; pada laki-laki 17,7–17,9 mm; dan pada perempuan 16,7–16,8 mm. Kesimpulan: Posisi foramen mentale bervariasi menurut usia dan jenis kelamin serta tidak selalu simetris, namun umumnya terletak pada regio premolar kedua sesuai klasifikasi Al Jasser Nwoku.
Copyrights © 2025