Kemiskinan masih menjadi tantangan utama di Provinsi Jawa Timur meskipun trennya menurun dalam beberapa tahun terakhir. Peningkatan pendidikan dan kesehatan tidak selalu sejalan dengan penurunan kemiskinan, menunjukkan adanya hubungan kompleks antarvariabel. Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh pendidikan (rata-rata lama sekolah), laju pertumbuhan penduduk, dan kesehatan (angka harapan hidup) terhadap kemiskinan di 38 kabupaten/kota Jawa Timur selama 2019–2023. Hipotesisnya, pendidikan dan kesehatan berpengaruh negatif terhadap kemiskinan, sedangkan laju pertumbuhan penduduk berpengaruh positif. Metode yang digunakan adalah deskriptif kuantitatif dengan data sekunder dari BPS. Analisis dilakukan menggunakan regresi data panel dengan model Fixed Effect Model (FEM) melalui Eviews 13, disertai Asumsi klasik dan uji signifikansi (T-test, F-test, dan R²). Hasil penelitian menunjukkan bahwa pendidikan, kesehatan, dan laju pertumbuhan penduduk secara simultan berpengaruh terhadap kemiskinan dengan arah pengaruh berbeda pada tiap variabel. Temuan ini menegaskan pentingnya peningkatan kualitas pendidikan dan kesehatan serta pengendalian pertumbuhan penduduk sebagai strategi utama menurunkan kemiskinan dan memperkuat kesejahteraan ekonomi daerah.
Copyrights © 2026