Abstrak Remaja merupakan kelompok yang rentan terhadap perilaku seksual berisiko akibat kurangnya pengetahuan terkait kesehatan reproduksi. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan antara tingkat pengetahuan dan perilaku seksual pada siswa kelas 10 di SMA B Ponorogo. Penelitian ini menggunakan desain analitik kuantitatif dengan pendekatan potong lintang. Sampel berjumlah 133 siswa yang dipilih melalui teknik simple random sampling. Pengumpulan data menggunakan kuesioner terstruktur yang mencakup pengetahuan (kategori: kurang, cukup, baik) dan perilaku seksual (berisiko atau tidak berisiko). Analisis data dilakukan menggunakan statistik deskriptif dan uji chi-square dengan tingkat signifikansi p < 0.05. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar responden memiliki tingkat pengetahuan yang baik (72,9%) dan sebagian besar melakukan perilaku seksual tidak berisiko (96,2%). Temuan ini menunjukkan bahwa tingkat pengetahuan yang baik cenderung berhubungan dengan perilaku seksual yang lebih aman. Meskipun demikian, sebagian kecil remaja masih menunjukkan perilaku berisiko, yang mengindikasikan adanya faktor lain di luar pengetahuan yang dapat memengaruhi perilaku seksual. Penelitian ini menegaskan pentingnya pendidikan kesehatan reproduksi yang komprehensif, keterlibatan orang tua, serta dukungan tenaga kesehatan untuk memperkuat perilaku seksual yang sehat pada remaja. Kata Kunci : Pengetahuan, Perilaku Seksual, Remaja
Copyrights © 2022