Abstrak Kehamilan merupakan proses fisiologis yang berlangsung dari konsepsi hingga persalinan, namun dapat disertai komplikasi seperti hiperemesis gravidarum yang ditandai mual dan muntah berlebihan. Penelitian ini bertujuan untuk menggambarkan tingkat pengetahuan ibu hamil primigravida trimester I mengenai hiperemesis gravidarum di Puskesmas Gondang, Kabupaten Nganjuk. Penelitian ini menggunakan desain deskriptif kuantitatif dengan sampel 20 responden yang dipilih secara accidental sampling. Data dikumpulkan melalui kuesioner terstruktur yang menilai karakteristik demografis dan tingkat pengetahuan, yang dikategorikan menjadi baik, cukup, dan kurang. Analisis data menggunakan statistik deskriptif berupa distribusi frekuensi dan persentase. Hasil penelitian menunjukkan sebagian besar responden berusia 20–30 tahun (85%), berpendidikan SMA (70%), dan berstatus ibu rumah tangga (70%). Tingkat pengetahuan mengenai hiperemesis gravidarum sebagian besar berada pada kategori cukup (45%), diikuti baik (35%), dan kurang (20%). Temuan ini menunjukkan bahwa meskipun sebagian besar responden memiliki pengetahuan memadai, masih terdapat kelompok dengan pengetahuan terbatas yang membutuhkan edukasi lebih lanjut. Faktor yang memengaruhi pengetahuan meliputi paparan terhadap edukasi kesehatan dari tenaga kesehatan, media massa, dan motivasi pribadi untuk mencari informasi. Kesimpulannya, pendidikan dan konseling mengenai hiperemesis gravidarum sangat penting untuk meningkatkan kesadaran dan kemampuan ibu hamil dalam mengenali serta mengelola kondisi ini. Kata Kunci: Ibu Hamil, Primigravida, Hiperemesis Gravidarum, Pengetahuan, Trimester I