Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis representasi mahasiswa sebagai masyarakat intelektual dan praktik politik yang terdapat dalam cerpen Sartika karya Ida Bagus Wayan Widiasa Keniten. Penelitian ini menggunakan teori sosiologi sastra dengan metode studi pustaka. Teknik simak, baca, dan teknik catat dalam pengumpulan data. Metode deskriptif-analitik digunakan dalam tahap analisis data. Metode informal digunakan dalam tahap penyajian hasil analisis data. Hasil dari penelitian ini adalah cerpen Sartika adalah adanya praktik korupsi, kolusi, dan nepotisme dan representasi mahasiswa sebagai masyarakat intelektual. Ideologi disampaikan oleh pengarang dengan menambahkan gagasan ke dalam cerpen, menyodorkan gagasan sebagai konvensi, memunculkan gagasan sebagai perilaku tokoh utama, dan melarutkan gagasan dalam keseluruhan cerita sesuai dengan pendapat Raymond Williams.
Copyrights © 2025