Kurangnya minat dan pemahaman siswa terhadap kimia, terutama materi Persamaan Reaksi Kimia yang abstrak, menjadi masalah utama di SMA Swasta Sta. Familia. Penelitian ini bertujuan menganalisis efektivitas model Pembelajaran Berbasis Masalah (PBL) dalam meningkatkan hasil dan respon belajar siswa. Menggunakan pendekatan kuantitatif deskriptif (One-Shot Case Study) pada 22 siswa kelas X-1, data dikumpulkan melalui observasi guru, penilaian hasil belajar (tugas, latihan, diskusi), dan angket respon. Hasilnya, kemampuan guru mengelola PBL berkategori baik (reliabilitas 98%). Rata-rata hasil belajar meningkat menjadi 82,5 (melebihi KKM 75) dengan ketuntasan 100%, dan respon siswa sangat positif (83,81%). Disimpulkan bahwa PBL efektif meningkatkan pemahaman dan keterlibatan siswa pada materi kimia abstrak.
Copyrights © 2025