Almufi Jurnal Sosial dan Humaniora
Vol 2 No 3: November (2025)

Toleransi dan Keharmonisan melalui Bertamu: Perspektif Hadis dalam Islam

Nurullah, Rizal (Unknown)
Al-Ayyubi, Sholahuddin (Unknown)



Article Info

Publish Date
28 Nov 2025

Abstract

Bertamu dapat diartikan sebagai kunjungan seseorang ke rumah atau tempat tinggal orang lain dengan tujuan sosial atau kepentingan tertentu. Praktek ini dapat ditemukan di berbagai budaya dan masyarakat di seluruh dunia. Semua orang pasti pernah bertamu ke rumah orang lain untuk berbicara atau karena ada kepentingan khusus. Karena manusia selalu membutuhkan orang lain, tidak peduli usianya. Pergaulan Islam sangat penting untuk saling menghargai dan menghormati satu sama lain. Namun, ketika budaya Barat muncul, bertamu menjadi tidak relevan karena dianggap tidak sesuai dengan kehidupan modern. Karena itu, penelitian ini menggunakan metode kualitatif dan metode tematik. Penelitian ini bertujuan untuk memahami Bertamu dari sudut pandang Hadits, yang dibangun berdasarkan tematema hadis. Hasilnya menunjukkan bahwa tema hadis dapat dimasukkan ke dalam kerangka teoritis Bertamu dari sudut pandang Hadits. Pembahasan penelitian ini menjelaskan bahwa karena nabi memiliki hubungan langsung dengan Allah dan akan memiliki dampak negatif jika meninggalkannya, para nabi sangat dianjurkan untuk menjadi bertamui dan mendapat tempat yang istimewa. Studi ini menemukan bahwa kedatangan tamu memiliki dampak yang signifikan bagi masyarakat dan kehidupan sehingga memiliki tujuan yang saling timbal balik dan bermacam-macam jenis berdasarkan tujuan kedatangan.

Copyrights © 2025






Journal Info

Abbrev

ASH

Publisher

Subject

Religion Arts Humanities Decision Sciences, Operations Research & Management Economics, Econometrics & Finance

Description

Almufi Jurnal Sosial dan Humaniora (ASH) menerbitkan karya hasil penelitian dan kajian ilmiah pada ruang lingkup ilmu sosial dan ilmu humaniora diantaranya: antropologi, kajian bisnis, kajian komunikasi, tata kelola perusahaan, kriminologi, kajian lintas budaya, demografi, kajian ekonomi ...