Jurnal Cahaya Mandalika
Vol. 6 No. 2 (2025)

MENGKAJI MAKNA YANG TERKANDUNG DALAM PUISI BERJUDUL “AKU” KARYA CHAIRIL ANWAR DENGAN PENDEKATAN SEMIOTIKA

Imaduddin, Fauzan Nur (Unknown)



Article Info

Publish Date
02 Dec 2025

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji makna yang terkandung dalam puisi “Aku” karya Chairil Anwar menggunakan pendekatan semiotika. Chairil Anwar, sebagai salah satu penyair terkemuka dalam sastra indonesia, melalui puisi ini menyuarakan semangat individualisme, kebebasan, dan pemberontakan. Penelitian ini menggunakan teori semiotika Ferdinand de Saussure dan Roland Barthes untuk menganalisis tanda-tanda linguistik dan simbol-simbol dalam puisi. Analisis menunjukkan bahwa frasa seperti “binatang jalang” dan “hidup seribu tahun lagi” memiliki makna konotatif yang mendalam, menggambarkan karakter pemberontak dan aspirasi untuk keabadian. Selain itu, konteks sosial-historis pada masa pendudukan jepang memperkuat makna puisi ini sebagai ungkapan perlawanan terhdap penindasan dan semangat kemerdekaan. Dengan demikian, puisi “Aku” tidak hanya merupakan karya sastra yang estetis, tetapi juga refleksi dari kondisi sosial-politik zamannya, mengandung pesan yang kuat tentang kebebasan dan identitas. Penelitian ini memberikan wawasan baru tentang kekayaan simbolik dan linguistik dalam puisi “Aku,” memperkaya pemahaman dan apresiasi terhadap karya Chairil Anwar dalam khazanah sastra indonesia.

Copyrights © 2025






Journal Info

Abbrev

JCM

Publisher

Subject

Humanities Languange, Linguistic, Communication & Media

Description

This journal is a means of scientific publication to develop knowledge and information. This journal specifically contains the results of research carried out in all scientific fields. Apart from publishing research results, this journal also accepts manuscripts from literature reviews and other ...