Penelitian ini menginvestigasi dampak perilaku keuangan dan preferensi risiko terhadap kesulitan keuangan pribadi, dengan religiositas yang diuji sebagai variabel moderasi pada pemilik usaha mikro dan kecil (UMK) di Kota Jambi, Indonesia. Menggunakan pendekatan kuantitatif dan SmartPLS 4 untuk analisis data. Data ini dikumpulkan dari 100 responden melalui kuesioner. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perilaku keuangan memiliki pengaruh negatif yang signifikan terhadap kesulitan keuangan pribadi, yang mengindikasikan bahwa individu yang mampu mengelola keuangan dengan baik cenderung mengalami lebih sedikit kesulitan keuangan. Namun, preferensi risiko tidak berpengaruh signifikan terhadap kesulitan keuangan pribadi. Selain itu, religiositas tidak memoderasi hubungan antara perilaku keuangan maupun preferensi risiko dengan kesulitan keuangan pribadi. Temuan ini menyarankan bahwa peningkatan perilaku keuangan merupakan kunci untuk mengurangi kesulitan keuangan pribadi pada pemilik UMK, sementara religiositas tidak menunjukkan peran moderasi yang signifikan dalam konteks ini.
Copyrights © 2025