: Kekerasan dalam rumah tangga merupakan masalah global dengan prevalensi cukup tinggi di berbagai belahan dunia. Penanganan dan pemulihan kondisi fisik, psikis, dan psikososial korban KDRT membutuhkan dukungan sosial. Studi mengenai dukungan sosial mengungkapkan pentingnya dukungan bagi korban. Dukungan bisa didapatkan dari sumber informal maupun formal, termasuk yang diberikan oleh masyarakat. Tujuan penelitian ini adalah menganalisis proses dukungan sosial pada penyintas KDRT yang mendapat dukungan dari relawan Layanan Berbasis Komunitas (LBK) Perempuan Singkong Jaya Sukowilangun (LBK PSJS) Kabupaten Malang, Provinsi Jawa Timur dan manfaatnya bagi penyintas. Metode yang digunakan yaitu kualitatif dengan pendekatan studi kasus. Data didapatkan dengan wawancara mendalam semi terstruktur terhadap 2 penyintas KDRT dan 2 relawan LBK. Data dianalisis dengan teknik analisis framework. Pemantapan kredibilitas data penelitian dilakukan dengan teknik participant checking. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pencarian dukungan dalam proses dukungan sosial didorong kesadaran akan kebutuhan dan kepercayaan pada relawan LBK. Penyintas menerima berbagai bentuk dukungan melalui direct maupun indirect support-seeking. Pengaruh dukungan sosial tampak pada perilaku koping penyintas, interpretasi terhadap situasi yang mengancam, dan penilaian positif terhadap diri sendiri dan orang lain.
Copyrights © 2025