Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran asisten editor dalam workflow pascaproduksi film Bunga di Super 8mm Studio Jakarta Selatan, khususnya dalam mewujudkan kesinambungan naratif. Metode yang digunakan adalah pendekatan deskriptif kualitatif dengan studi kasus pada kegiatan magang yang dilaksanakan selama tiga bulan. Data diperoleh melalui observasi langsung terhadap proses pascaproduksi, dokumentasi kegiatan, serta wawancara informal dengan editor utama. Hasil penelitian menunjukkan bahwa asisten editor memiliki peran penting tidak hanya dalam aspek teknis seperti pengelolaan file, sinkronisasi gambar dan audio, serta penyusunan timeline, tetapi juga dalam menjaga kontinuitas narasi visual. Keterampilan manajerial dan pemahaman terhadap struktur cerita menjadi faktor utama dalam mendukung ritme serta kesinambungan emosi antaradegan. Dengan demikian, peran asisten editor terbukti krusial dalam menjaga integritas alur cerita dan memastikan hasil akhir film selaras dengan visi sutradara.
Copyrights © 2025