Penelitian ini bertujuan untuk menjelaskan cara Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Daerah Kabupaten Tapanuli Selatan menyiapkan dan menyebarkan berita kepada masyarakat melalui proses yang terstruktur. Studi ini mengaplikasikan metode kualitatif deskriptif dengan pendekatan studi kasus yang didasarkan pada pengalaman profesional penulis antara Juli hingga September 2025. Temuan penelitian mengindikasikan bahwa komunikasi publik melibatkan empat tahap kunci: pra-produksi, produksi, pasca-produksi, dan distribusi. Kebaruan studi ini terletak pada perspektif praktis penulis sebagai videografer yang mengaitkan teori komunikasi publik dengan penerapan nyata di pemerintahan daerah.
Copyrights © 2025