Perkembangan teknologi geospasial khususnya drone, memberikan peluang besar dalam pendidikan, termasuk pemetaan dan analisis lingkungan. Akan tetapi, kenyataannya di lapangan menunjukkan literasi teknologi geospasial di kalangan siswa SMA masih rendah. Kegiatan PKM ini dirancang untuk meningkatkan literasi teknologi geospasial siswa melalui penguatan pemahaman konseptual tentang prinsip-prinsip dasar penggunaan drone, serta praktik pengambilan foto udara di lingkungan sekolah. Kegiatan ini melibatkan 25 orang siswa SMA Negeri 7 Takalar dan dilaksanakan secara partisipatif melalui tahapan sosialisasi, pelatihan, penerapan teknologi, pendampingan, dan evaluasi menggunakan pre-test, post-test, serta keberlanjutan program. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan signifikan kompetensi siswa, terbukti dari rata-rata nilai pre-test sebesar 49,2 yang meningkat menjadi 80,0 pada post-test, dengan rata-rata peningkatan sebesar 30,8 poin. Selain itu, siswa menunjukkan antusiasme tinggi dalam praktik operasional drone. Guru juga memperoleh manfaat dalam integrasi drone sebagai media pembelajaran inovatif, sementara sekolah berpeluang memprakarsai klub drone, memperkuat kolaborasi antara sekolah dan perguruan tinggi, serta menciptakan ekosistem pembelajaran berbasis teknologi yang berkelanjutan. Dengan demikian, melalui pendekatan inovatif dan aplikatif, PKM ini diharapkan dapat menumbuhkan generasi muda yang melek teknologi, berwawasan lingkungan, serta mampu berpikir spasial dan kritis terhadap dinamika ruang sekitarnya.
Copyrights © 2025