Kebijakan publik menempati posisi sentral dalam kajian ilmu sosial, khususnya ilmu Pemerintahan dan Administrasi Publik, namun dalam realitasnya adanya keragaman definisi di kalangan ahli sering menimbulkan ambiguitas konseptual yang berimplikasi pada bias analisis dan kegagalan implementasi secara praktis di lapangan. Artikel ini bertujuan untuk mengkompilasi dan menyintesiskan berbagai perspektif teoretis mengenai pengertian kebijakan serta menganalisis relevansi praktisnya. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kepustakaan (library research) yang mana data sekunder dari berbagai literatur yang relevan dianalisis melalui mekanisme verifikasi bertingkat (check, re-check, dan cross-check). Hasil penelitian menunjukkan bahwa variasi definisi mulai dari kebijakan publik sebagai keputusan otoritatif, rangkaian tindakan purposif, hingga alokasi nilai memiliki konsekuensi langsung terhadap pilihan instrumen kebijakan, desain implementasi, dan indikator evaluasi. Cara kebijakan publik didefinisikan secara fundamental menentukan bagaimana kebijakan publik dipraktikkan dan dievaluasi, pemahaman yang tepat mengenai definisi membantu para praktisi dan peneliti untuk menjembatani kesenjangan antara konsep teoretis dan solusi praktis yang efektif.
Copyrights © 2025