Penciptaan karya ini merupakan penerapan dan penelitian terhadap beberapa konsep dan gaya sinematografi yang menggunakan cahaya dan bayangan untuk menciptakan mood dan atmosfer yang mendukung narasi dan kedalaman emosional dalam film pendek fiksi dengan judul Api Dalam Sekam. Film ini menceritakan seorang laki-laki yang terlibat hubungan inses dengan adik perempuannya, namun yang disorot jelas pada film tersebut adalah konflik batin dan rasa bersalah yang mendalam pada karakter utama. Tujuan utama dari penciptaan karya ini adalah mengeksplorasi bagaimana cahaya dan bayangan dapat membangun suasana dan mood disepanjang film. Pendekatan sinematografi mengadaptasi dan kombinasi dari gaya low-key dan film noir, memanfaatkan single source lighting dan kontras karakteristik chiaroscuro menghasilkan bayangan yang kuat dan separasi yang mendalam pada frame. Pada hasilnya terlihat bahwa porsi cahaya dan bayangan yang dikelola berdasarkan konsep visual berhasil menciptakan mood yang konsisten, yaitu suram, misterius, dan tegang. Hal tersebut menegaskan bahwa cahaya dan bayangan yang tidak terpisahkan adalah medium penting dalam visual storytelling.
Copyrights © 2025