Penelitian ini menganalisis tantangan yang dihadapi DPRD Kabupatten Labuhanbatu dalam menyerap pokok-pokok pikiran untuk Pembangunan daerah. Menggunakan metode kualititatif deskriptif ditemukan bahwa norma sosial, faktor personal, dan struktur organisasi berkontribusi pada rendahnya partisipasi masyarakat. Hambatan seperti ketidakpahaman tentang proses politik, kurangnya edukasi, dan dominasi partai politik mengakibatkan suara kelompok minoritas terpinggirkan. Hasil penelitian menunjukkan perlunya peningkatan kesadaran politik dan akses informasiuntuk mendorong partisipasi yang lebih luas dalam pengambilan Keputusan.
Copyrights © 2025