Konsep hidup (life) dalam Alkitab memuat dimensi yang kaya dan mendalam, mencakup aspek fisik, spiritual, relasional, dan eskatologis. Dalam Perjanjian Lama, istilah chayyim sering digunakan untuk merujuk pada kehidupan sebagai anugerah dari Allah yang berkaitan erat dengan ketaatan kepada hukum-Nya. Sementara dalam Perjanjian Baru, kata Zoe muncul sebagai konsep hidup yang kekal dan berlimpah dalam Kristus. Artikel ini bertujuan untuk mengeksplorasi pengajaran Alkitab mengenai ‘hidup’ dari perspektif biblika dan teologis serta menguraikan implikasinya terhadap pembinaan iman umat Kristen, khususnya dalam konteks pendidikan teologi dan pembentukan karakter. Melalui pendekatan kualitatif dan studi kepustakaan, ditemukan bahwa pengajaran tentang hidup dalam Alkitab bukan hanya berbicara tentang keberadaan biologis, tetapi lebih jauh lagi menyentuh relasi dengan Allah, kebermaknaan eksistensi, dan panggilan hidup umat Allah. Penelitian ini menemukan konsep hidup sebagai nilai teologis sentral dalam kurikulum Pendidikan Agama Kristen, guna menanamkan kesadaran eksistensial dan tanggung jawab etis dalam kehidupan sehari-hari.
Copyrights © 2025