Remaja putri merupakan kelompok yang rentan mengalami anemia akibat kehilangan darah saat menstruasi serta asupan gizi yang kurang seimbang. Kurangnya pengetahuan mengenai anatomi dan fisiologi sistem reproduksi menyebabkan rendahnya kesadaran remaja putri terhadap pentingnya menjaga kesehatan reproduksi dan mencegah anemia. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan remaja putri tentang anatomi dan fisiologi sistem reproduksi serta pentingnya pencegahan anemia. Metode yang digunakan adalah edukasi kesehatan melalui penyuluhan interaktif, media leaflet, dan diskusi tanya jawab. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pemahaman peserta tentang fungsi organ reproduksi dan hubungan antara menstruasi dengan risiko anemia. Kegiatan ini diharapkan dapat meningkatkan perilaku hidup sehat dan kepedulian remaja putri terhadap status gizinya.
Copyrights © 2025