Minyak jelantah sebagai limbah rumah tangga berpotensi menimbulkan pencemaran lingkungan apabila tidak dikelola dengan baik. Tingginya konsumsi minyak goreng di Indonesia, termasuk di Kampung Tuah Indrapura, menghasilkan volume minyak jelantah yang signifikan sehingga diperlukan strategi pengelolaan berbasis ekonomi sirkular. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan memberikan edukasi dan pelatihan kepada ibu-ibu PKK dan masyarakat Kampung Tuah Indrapura dalam pemanfaatan minyak jelantah menjadi lilin aromaterapi bernilai jual. Metode yang digunakan adalah Community Based Research (CBR) dengan melibatkan masyarakat secara aktif dalam seluruh rangkaian kegiatan, mulai dari sosialisasi, edukasi, hingga praktik langsung pembuatan lilin aromaterapi. Hasil pelatihan menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan masyarakat terkait bahaya penggunaan minyak jelantah berulang, kesadaran pengelolaan lingkungan, serta keterampilan wirausaha melalui produksi lilin aromaterapi. Produk yang dihasilkan memiliki kualitas baik, beraroma relaksasi, serta berpotensi dikembangkan sebagai komoditas UMKM lokal. Program ini diharapkan berkelanjutan melalui dukungan pemasaran dan pengembangan produk sehingga mampu meningkatkan ekonomi keluarga sekaligus mengurangi dampak lingkungan dari limbah minyak jelantah.
Copyrights © 2025