Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan kesadaran siswa sekolah dasar mengenai konservasi satwa liar, khususnya satwa endemik di Nusa Tenggara Barat melalui program edukasi di SDN 43 Ampenan, Kota Mataram. Latar belakang dari kegiatan ini adalah ancaman serius terhadap kelangsungan hidup satwa liar di Indonesia akibat kerusakan habitat dan perdagangan ilegal, meskipun negara ini dikenal sebagai salah satu negara dengan keanekaragaman hayati yang tinggi. Pelaksanaan edukasi konservasi menggunakan metode workshop serta evaluasi pretest dan posttest untuk mengukur tingkat pemahaman siswa. Peserta kegiatan yang melibatkan kelas 5 dan 6 berjumlah 68 orang. Hasil evaluasi menunjukkan adanya peningkatan signifikan pada nilai rata-rata pretest sebesar 72 menjadi 94 pada posttest, menandakan keberhasilan program dalam memperluas wawasan peserta tentang pelestarian fauna lokal. Materi pembelajaran meliputi pengenalan satwa endemik, ancaman yang dihadapi, dan upaya konservasi, dengan contoh spesies seperti Rusa Timor, Celepuk Rinjani, dan Musang Rinjani. Kegiatan ini juga berfungsi dalam membangun karakter peduli lingkungan sekaligus menyediakan keterampilan praktis menghadapi isu nyata terkait kelestarian satwa liar di wilayah tersebut. Program edukasi yang dilaksanakan efektif dalam meningkatkan pengetahuan dan sikap peserta terhadap pelestarian satwa liar dan ekosistem, serta dinilai penting untuk diteruskan dalam upaya perlindungan hayati Indonesia.
Copyrights © 2025