Perkembangan bahasa dan sastra menjadi sebuah tantangan dalam perkembangan teknologi, khususnya pada siswa sekolah dasar. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh fakta bahwa kemampuan bahasa dan sastra siswa pada materi majas metafora masih kurang optimal, minat belajar siswa rendah serta penggunaan media yang kurang optimal. Tujuan penelitian ini untuk mendeskripsikan pemanfaatan media tebak gambar dalam meteri majas metafora bagi guru dan siswa kelas VI SDN Samaran dalam meningkatkan pemahaman siswa terhadap materi majas metafora. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif yang berfokus pada penggunaan media yang dapat meningkatkan minat belajar, pemahaman konsep, serta interaksi antar siswa dalam pembelajaran majas. Pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan media tebak gambar memberikan dampak yang positif bagi guru dan siswa. Guru lebih mudah menyampaikan materi secara konstektual, menciptakan suasana kelas yang aktif, serta dapat meningkatkan pemahaman siswa terhadap materi majas metafora. Selain itu, dampak positif bagi siswa adalah pembelajaran menjadi menarik sehingga dapat meningkatkan partisipasi siswa dan dapat memahami materi dengan cepat. Hal ini ditunjukkan dengan rasa ketertarikan siswa terhadap materi yang lebih tertantang dan tidak bosan dalam pembelajaran. Dengan demikian, media tebak gambar dapat dijadikan sebagai alternatif pembelajaran yang efektif dalam materi majas metafora serta dapat mendorong kolaborasi antar guru dan siswa dalam menciptakan suasana belajar yang menyenangkan serta bermakna.Kata kunci : media tebak gambar, majas metafora, keterampilan bahasa.
Copyrights © 2025