Tantangan pengangguran dan minimnya keterampilan produktif di kalangan pemuda pedesaan menghambat percepatan pembangunan ekonomi lokal. Pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk memberdayakan pemuda di Desa Mumbulsari, Kabupaten Jember, melalui pelatihan keterampilan hard skill berupa kerajinan manik-manik (bead crafting) dan soft skill kewirausahaan. Bermitra dengan Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat (PKBM) Nurul Huda, kegiatan ini menyasar warga belajar paket C dan pemuda putus sekolah. Metode pelaksanaan menggunakan pendekatan Participatory Action Learning yang terdiri dari tiga tahapan: pelatihan teknis dasar, workshop produksi, dan pendampingan manajemen usaha serta pemasaran digital. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan signifikan pada kemampuan psikomotorik peserta dalam mendesain dan merangkai manik-manik menjadi produk bernilai jual seperti gelang, kalung, dan strap aksesori. Selain itu, pendampingan intensif berhasil menumbuhkan kesadaran mengenai pentingnya pengemasan produk dan literasi pemasaran digital. Berdasarkan analisis, intervensi ini efektif menciptakan peluang ekonomi kreatif baru dan mendorong kemandirian peserta.
Copyrights © 2026