Literasi gizi masyarakat di Kampung Tua Teluk Mata Ikan, Batam masih rendah, khususnya terkait gizi seimbang dan panduan "Isi Piringku", sehingga berisiko meningkatkan malnutrisi dan penyakit tidak menular. Program pengabdian masyarakat ini bertujuan meningkatkan literasi gizi melalui edukasi partisipatif berbasis komunitas. Sebanyak 35 warga dewasa terlibat dalam penyuluhan interaktif, diskusi kelompok, dan pembentukan kader gizi. Evaluasi dengan pre-post test menunjukkan peningkatan pengetahuan signifikan sebesar 31,9 ± 8,7% (p = 0,000). Program juga menghasilkan lima kader gizi lokal serta komitmen masyarakat dalam menerapkan "Isi Piringku" dalam kehidupan sehari-hari. Hasil ini membuktikan bahwa edukasi gizi berbasis komunitas efektif meningkatkan literasi sekaligus memberdayakan masyarakat, serta berpotensi direplikasi di wilayah lain dengan adaptasi lokal.
Copyrights © 2026