Pemanfaatan chatbot sebagai media pembelajaran biologi di sekolah masih sangat terbatas. Banyak guru belum familiar dalam menggunakan atau mengembangkan chatbot sebagai alat bantu pembelajaran. Selain itu, belum banyak penelitian yang mengembangkan chatbot tutor biologi yang secara khusus didesain untuk meningkatkan literasi sains siswa. Hal ini menandakan perlunya inovasi berupa pengembangan media pembelajaran berbasis chatbot yang tidak hanya menyajikan informasi, tetapi juga membimbing siswa melalui pertanyaan pemicu, pemecahan masalah, dan aktivitas ilmiah yang sesuai dengan indikator literasi sains. Media pembelajaran dalam proses pembelajaran dapat menumbuhkan kemampuan literasi sains siswa dimana rasa ingin tahu akan membangkitkan motivasi dalam pembelajaran yang akan membawa pengaruh positif bagi siswa itu sendiri untuk mendapatkan Solusi dari pembelajaran yang berbasis masalah siswa akan menemukan inovasi-inovasi baru dalam pembelajaran dengan memanfaatkan linkungan sebagai sumber belajarnya. Salah satu tantangan besar dalam pendidikan sains, termasuk biologi, adalah masih rendahnya literasi sains siswa. Literasi sains tidak hanya sebatas kemampuan mengingat konsep, tetapi meliputi kemampuan memahami fenomena ilmiah, menerapkan konsep dalam kehidupan sehari-hari, berpikir kritis, serta memecahkan masalah berdasarkan pendekatan ilmiah. Hasil studi nasional maupun internasional seperti PISA menunjukkan bahwa kemampuan literasi sains siswa Indonesia masih berada di bawah rata-rata. Salah satu penyebabnya ialah proses pembelajaran yang masih dominan berpusat pada guru dan kurang mendorong aktivitas berpikir ilmiah siswa.Media pembelajaran chat boat tutor biologi pintar yang dikembangkan dalam dalam penelitian ini berupa tanyangan masalah-masalah sampah yang ada di daerah lingkar tambang PT IWP kabupaten Halmahera tengah yang dirangkai menjadi alur materi berupa kejadian-kejadian menyangkut pencemaran air dan tanah.
Copyrights © 2025