Transparansi anggaran berbasis website pemerintah provinsi merupakan bagian penting dari upaya mewujudkan tata kelola yang akuntabel. Namun, tingkat keterbukaan antar provinsi masih bervariasi. Penelitian ini menganalisis pengaruh belanja daerah, media coverage, dan tingkat kesejahteraan masyarakat (PDRB) terhadap transparansi anggaran berbasis website, serta menilai peran tingkat pembangunan teknologi informasi dan komunikasi (TIK) sebagai variabel moderasi. Penelitian menggunakan data 34 provinsi selama 2014-2023 (340 observasi) dan dianalisis dengan Partial Least Squares (PLS). Hasil penelitian menunjukkan bahwa media coverage dan PDRB berpengaruh signifikan terhadap transparansi anggaran digital, sedangkan belanja daerah tidak berpengaruh signifikan. TIK terbukti memperkuat pengaruh media coverage, namun tidak memoderasi pengaruh belanja daerah maupun PDRB. Temuan ini menegaskan bahwa infrastruktur teknologi tidak otomatis meningkatkan transparansi, karena keberhasilan transparansi digital bergantung pada komitmen organisasi, kesiapan SDM, dan budaya birokrasi.
Copyrights © 2025